Luwuk Utara, 21 Mei 2026. Dalam membangun budaya keamanan pangan perlu dilakukan upaya pengenalan Keamanan Pangan sejak awal khususnya pada usia sekolah. Hal tersebut didukung oleh keterlibatan komunitas sekolah yang ada. Komunitas sekolah dapat menjadi penggerak dalam implementasi keamanan pangan di sekolah. Loka POM di Kabupaten Banggai berkomitmen mendukung upaya tersebut melalui program GERMAS SAPA yaitu pelaksananaan Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah.
Bertempat di SD Inpres Boyou, sebanyak 21 peserta dari 7 sekolah yang merupakan guru dan siswa mengikuti kegiatan tersebut. Sekolah yang terlibat terdiri dari 1 sekolah target full intervensi dan 6 sekolah perluasan. SD Inpres Boyou merupakan sekolah target full intervensi. Adapun 6 sekolah perluasan yaitu SD Inpres BTN Kilongan Permai, SDN Unjulan, DN Inpres BTN Kilongan Indah, MIN 4 Banggai, SMPN 6 Luwuk dan MAS DDI Midarul Ulum Luwuk
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan informasi terkait 5 Kunci Keamanan Pangan dalam Memilih Pangan yang Aman. Konsep ini penting dipahami karena merupakan langkah pencegahan dari bahaya bagi Kesehatan yang muncul akibat konsumsi pangan tidak aman, mulai dari (1) Kenali pangan aman; (2) Beli pangan yang aman; (3) Baca label dengan seksama; (4) Jaga kebersihan; (5) Catat/Laporkan apa yang ditemui. Para peserta juga diberikan pengenalan terkait prinsip kemanan pangan dan bahan berbahaya yang berbahaya bagi Kesehatan dan sering disalahgunakan pada pangan seperti boraks, formalin, pewarna teksil Rhodamin B dan Methanyl yellow.
Selain itu, peserta dihimbau untuk terapkan Cek KLIK (cek kemasan, label, izin edar dan kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi pangan olahan terkemas. Informasi tidak kalah penting juga terkait membaca Informasi Nilai Gizi untuk membatasi asupan GGL (Gula, Garam, Lemak) harian. Pada kesempatan tersebut disampaikan pula edukasi mengenai keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis serta pembudayaan keamanan pangan di sekolah bagi komunitas sekolah.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan guru dan siswa dalam mengikuti sesi diskusi, menjawab pertanyaan, serta berbagi pengalaman terkait pangan aman di lingkungan sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini, komunitas sekolah dapat semakin memahami pentingnya memilih pangan yang aman, bermutu, dan bergizi demi mewujudkan generasi sehat dan cerdas.