PEMDA BANGGAI DAN BPOM PERKUAT KOMITMEN KEAMANAN PANGAN TERPADU PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT SADAR PANGAN AMAN (GERMAS SAPA)

23-04-2026 Umum Dilihat 252 kali

Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Banggai bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banggai menegaskan komitmennya dalam mewujudkan program nasional Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA) di Kabupaten Banggai, bertempat di Kantor Bappeda Kabupaten Banggai pada hari Rabu, 22 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Ahli bidang SDM dan Kesra Kabupaten Banggai Yulfia Mangendre, S.Hut., M.Si., mewakili Bupati Banggai, perwakilan BPOM Banggai, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam forum tersebut, PEMDA Banggai dan lintas sektor menandatangani plakat komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung program keamanan pangan di daerah.

Pimpinan Daerah Kabupaten Banggai, di wakili Staf Ahli bidang SDM dan Kesra, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam aspek ketahanan dan keamanan pangan.

“Keamanan pangan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerah. Setiap warga berhak menikmati pangan yang aman, bermutu, dan bergizi seimbang. Kami berharap langkah ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadikan Kabupaten Banggai sebagai contoh sukses dalam implementasi Keamanan Pangan Terpadu,” ujar Yulfia

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Loka POM di Banggai menyampaikan bahwa program ini mencakup tiga intervensi utama, yakni Gerakan Keamanan Pangan Desa, Sekolah yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.

“Pada tahun 2026, berdasarkan hasil rapat antara PEMDA Banggai bersama BPOM Banggai menetapkan Lokasi Fokus (LOKUS) intervensi program keamanan pangan akan difokuskan pada Desa AWU untuk program gerakan keamanan Desa, SD Inpres Boyou program sekolah yang melaksanakan pembudayaan keamanan pangan, serta Pasar Toili untuk program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas,” jelas Kepala Loka POM.

Ia juga menambahkan bahwa program ini selaras dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA), yang dicanangkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebagai bagian dari Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Melalui forum ini, kami berharap koordinasi dan sinergi antar lintas sektor semakin kuat. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari intervensi keamanan pangan yang lebih komprehensif, baik dari sisi supply maupun demand,” tambahnya.

Para pemangku kepentingan sepakat bahwa penguatan pengawasan dan edukasi terkait keamanan pangan harus terus digalakkan, terutama di tingkat masyarakat desa, sekolah, dan pasar. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengonsumsi dan menyediakan pangan yang aman.

Dengan adanya komitmen bersama ini, Pemda Banggai dan BPOM optimistis program Keamanan Pangan Terpadu dapat berjalan efektif dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai.

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan piagam penghargaan dari BPOM RI kepada Kabupaten Banggai. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian Kabupaten Banggai yang telah berhasil meraih predikat sebagai kabupaten/kota dengan penerapan keamanan pangan Level 3 (sedang). Selain itu, Kabupaten Banggai juga masuk dalam 50 kabupaten/kota terbaik di seluruh Indonesia yang telah mengimplementasikan program Kabupaten/Kota Pangan Aman secara optimal.

Sarana