PEMDA BANGGAI DAN BPOM PERKUAT KOMITMEN KEAMANAN PANGAN TERPADU

21-03-2025 Umum Dilihat 2402 kali

BANGGAI, 19 Maret 2025 – Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Banggai bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banggai menegaskan komitmennya dalam mewujudkan program nasional Keamanan Pangan Terpadu. Komitmen ini dideklarasikan dalam Forum Advokasi Komitmen Pemda dan Lintas Sektor, yang digelar di Ruang Rapat Khusus Kantor Bupati Banggai.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko, perwakilan BPOM Banggai, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dalam forum tersebut, PEMDA Banggai dan lintas sektor menandatangani plakat komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung program keamanan pangan di daerah.

Pimpinan Daerah Kabupaten Banggai, di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama dalam aspek ketahanan dan keamanan pangan.

“Keamanan pangan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerah. Setiap warga berhak menikmati pangan yang aman, bermutu, dan bergizi seimbang. Kami berharap langkah ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadikan Kabupaten Banggai sebagai contoh sukses dalam implementasi Keamanan Pangan Terpadu,” ujar Sekda Ramli.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Loka POM di Banggai diwakili oleh Yudho Novriadi Hariono menyampaikan bahwa program ini mencakup tiga intervensi utama, yakni Gerakan Keamanan Pangan Desa, Sekolah yang melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan, serta Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas.

“Pada tahun 2025, berdasarkan hasil rapat antara PEMDA Banggai bersama BPOM Banggai menetapkan Lokasi Fokus (LOKUS) intervensi program keamanan pangan akan difokuskan pada Desa Bubung, SDN Onu Bubung dan SD Inpres KM 8 untuk intervensi, serta Pasar Simpong untuk program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas,” jelas Kepala Loka POM.

Ia juga menambahkan bahwa program ini selaras dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (Germas SAPA), yang dicanangkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebagai bagian dari Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Melalui forum ini, kami berharap koordinasi dan sinergi antar lintas sektor semakin kuat. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh manfaat dari intervensi keamanan pangan yang lebih komprehensif, baik dari sisi supply maupun demand,” tambahnya.

Forum advokasi ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, BPOM, serta berbagai sektor terkait, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pendidikan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Koperasi dan UKM.

Para pemangku kepentingan sepakat bahwa penguatan pengawasan dan edukasi terkait keamanan pangan harus terus digalakkan, terutama di tingkat masyarakat desa, sekolah, dan pasar tradisional. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam mengonsumsi dan menyediakan pangan yang aman.

Dengan adanya komitmen bersama ini, Pemda Banggai dan BPOM optimistis program Keamanan Pangan Terpadu dapat berjalan efektif dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banggai.

Sarana